Memento Mori
Seperti nyata
Senyummu menggambar rumah di rongga dada
Rumah mungil penuh pepohonan
Terkucil dari riuh jalanan
Sayup - sayup kudengar:
Anak - anak kita yang sedang lucu-lucunya
Berjingkrak girang, tertawa riang
Bermain dan berlarian di sepanjang taman
Seperti planet- planet kecil yang mengitari matahari
Dan kau akan jadi mataharinya
Pusat tata surya yang menyinari semesta
Bersit hangat nan lembut
Seperti mentari yang terbit menggeliat dari celah kabut
(Rahangku mulai mengatup kuat,
Membungkam perasaan yang tiba-tiba menyergap)
Apa salahnya aku bermimpi sekali lagi
Sebelum darah mulai sendat lantaran kental
Dan berdatangan pelayat - pelayat berwajah janggal
Sigit Jati Kusumo
07-06-2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar