Sabtu, 16 April 2016

Candu

Nasib dan duka kadang berjalan bersama
Beriringan untuk waktu yang lama
Menyadarkan akan hidup yang sia-sia
Kejam, seperti novel tragedi gubahan rusia

Manusia lemah hidup digelayut geragu
Dicengkeram oleh kemiskinan yang membelenggu
Selebihnya mereka hanya menunggu
Kepada maut yang menjemput tanpa ragu

Sebagian dari mereka hidup dalam buai candu
Dari agama yang tiap saat membuatnya merindu
Pada surga semu yang dipenuhi sungai indah dan perdu
Dan segala janji semanis madu

Sigit jati kusumo
2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar