Sabtu, 16 April 2016

Hidup Untuk Mati

Duhai ibuku
Dalam kebul tungkumu
Apa yang engkau ingin kekalkan:
kesia-siaan
Takdir dan harap berselisih dalam sedih
Sedang kakimu terlihat sangat letih

Tuhan dan nasib berembug
Mencari pilihan terbaik diantara terburuk
Mencoba menyelamatkan dirimu yang telah (lama) remuk
Sebab bagaimanapun kita bangun kita kembali terpuruk

Buku-buku jarimu yang kasar
Tubuh dan jiwa letih hingga ke dasar
Disiksa kesengsaraan yang terus berpusar

Bisa saja tuhan menyelamatkanmu lewat maut
Dari harapan yang kian hari kian susut
Dari hari ke hari yang kian kusut
Dari kesengsaraan yang (mungkin) terus berlarut

Sigit Jati Kusumo
2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar