Duhai ibuku
Dalam kebul tungkumu
Apa yang engkau ingin kekalkan:
kesia-siaan
Takdir dan harap berselisih dalam sedih
Sedang kakimu terlihat sangat letih
Tuhan dan nasib berembug
Mencari pilihan terbaik diantara terburuk
Mencoba menyelamatkan dirimu yang telah (lama) remuk
Sebab bagaimanapun kita bangun kita kembali terpuruk
Buku-buku jarimu yang kasar
Tubuh dan jiwa letih hingga ke dasar
Disiksa kesengsaraan yang terus berpusar
Bisa saja tuhan menyelamatkanmu lewat maut
Dari harapan yang kian hari kian susut
Dari hari ke hari yang kian kusut
Dari kesengsaraan yang (mungkin) terus berlarut
Sigit Jati Kusumo
2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar