Maut adalah seonggok jasad
Tergolek dingin di lubang mayat
Cacing dan belatung berpesta di genangan lobang mata
Daging membusuk dan berjatuhan dari tubuh kita
Diatasnya kerabat meratap dan berdoa
Entah untuk apa entah kepada siapa
Entah apa atau siapa yang mendengarnya
Maut adalah ketika segalanya menemui akhir
Tak seindah apa yang di kabarkan oleh pengkotbah dan penyair
Selebihnya hanya menyisakan getir
Sigit jati kusumo
2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar